Frans Thamura, Best Agnostic Javaman

Value (vs Harga).. Objective-C, Cocoa dan Apple Market Cap, setelah ngeMac

Jun 07, 2010 by Frans Thamura

Telah 2 minggu saya ber-Mac ria, ini juga gara-gara Wendy push ke iPhone, dan yah ini sudah 2 bulan lebih berhubungan dengan Objective-C, khususnya Cocoa Touch.


Banyak hal yang saya dapatan mengenai barang yang ter-cult ini. Hal pertama yang menarik mengenai berhubungan dengan Apple adalah estetika, dan material yang diutamakan olehnya adalah Human Interface Design, ini menarik, sebab panduan human interfacenya lengkap, Ini URLnya untuk Human Interface Guide

Salah satu yang sangat berguna adalah



Hanya beda border dan tidak ada border, ada banyak yang tertulis disana.


Yang lebih seru lagi, Sudah tahu marketcap-nya Apple mengalahkan Microsoft, ini artinya Apple sangat berharga, dan hanya 1 level dibawah Exxon.

Ini Chartnya Apple vs Microsoft vs Oracle.





Padahal kita tahu Apple sekarang sangat propietary didunia iPhone, iPad dan iPod, sampai teman lama Adobe yang memiliki Flash (hasil membeli Macromedia), tidak dikasih masuk ke iPhone World. Sangat strict. Maklum pengalaman buruk selama beberapa dekade membuat Apple keras didunia embeded. Yang notabene, karena itu saya membeli Mac.. Coba bisa buat iPhone apps on XCode, gak akan beli lah.

Secara experience, awal2 teman-teman yang sudah ngeMac bilang, banyak hidden jewel, tapi as Frans, ternyata sama aja.. Yang menyenangkan sih, sudah ada Java didalamnya dan bisa pilih 64bit atau 32bit. Aplikasi propietary dan OpenSource masuk semua. oh iya, saya beli mac book ini 7.9 juta. Ada yang penting, Macbook tidak panas, walaupun Dual Core, dan tentu saja, sesuai saran Mbah DJony, jangan sering2 ngeFlash, karena prosesor kerja extra dan jadi berisik. Agak narsis juga, kita menjadi pencinta kesunyian (so elegan), padahal pompa air disebelah saya kerja, berisiknya beberapa kali kipas notebook conventional.

Menarik sekali, karena Adobe product, Eclipse, Java bisa jalan semua, dan yang tidak bisa jalan di semua OS dan hanya di Mac adalah XCode plus iPhone SDK, ini alasan kenapa saya coba Mac.

Yang lebih menarik dari itu semua, ribut ribut 1 bulan ini, Apple akan mengalahkan Microsoft secara market cap, ternyata jadi kenyataan.. Saya gak bisa bayangkan sang capitalis bernama Steve Ballmer ditelp Steve Job, gimana yah. PAsti ada telp atau SMS, bro lo sekarang under me dude... Padahal AOL konon dulu mau beli Apple... maklum Apple sempat sekarat.

Sudah tahu XCode 3.0 itu ada WebObject plugins, jadi kita bisa buat aplikasi Java Enterprise disana, tetapi yang baru gak ada euy.. WebObject adalah JavaEE Server keluaran Apple, yang power AppleStore. Konon sekarang dah gratis. Sudah coba?

Kembali kedunia lain, 

Android, yang sekarang notabene lg popular, searah dg Computex di Taipei yang sepertinya promonya semua Tablet, dan Android didalamnya. Terkesan pesan "Windows" terlalu berat muncul kuat sekali. Price to ego approach Microsoft selama berdekade terbayar dah, dan perjuangan berat Microsoft untuk membuat komunitas loyalnya hilang (saya dulu sangat fanatic sampai mengambil ujiannya MS loh, sampai gaji habis tuntas). Android seperti bernilai sangat tinggi, dan yang menarik dan thx to Google, yang memilih Java sebagai bahasa pemogramannya, membuat dunia Java yang sudah ramai menjadi semakin berwarna.

Apalagi setelah Oracle HQ menyarankan JUG menjadi bagian dari OUIC (ORacle User Group International Community), tetapi yah biasa orang JUG yang maju terus ingin JUG as JUG, dan lg ngepush Oracle ada orang khusus untuk Java. Seneng juga saya salah satu yang maju dengan ide crown independent ini. Sampai Chief Customer Officer telp Bruno mengenai kasus ini.


Saya pribadi melihat komunitas sangat berharga, kalau tidak, buat apa ampir 10 tahun berhubungan dengan komunitas, sampai mau-maunya kerja dg JENI tanpa bayaran. Tetapi semua pay back deh. Java is getting unbreakable, dan proses to Legend sedang terjadi. 

Secara mobile, Google telah menabok JavaME sangat keras, the market leader seperti kucing disiram air, lari terbirit-birit, dan tidak ada action yang berarti dari pihak Oracle sebagai pemilik baru. Padahal ORacle mempunyai AppForge dan JavaME, bayangkan kalau digabung, dahsyat... Tentu saja semakin banyak yang deploy Android, semakin kecil valuenya. Apalagi kita tahu Oracle termasuk yang parah kelola komunitas. Ini juga yang buat kenapa JUG berani maju. Ini nego JUG dg Oracle didepan, sebelum program komunitas Oracle, khususnya JavaONE diluar San Francisco menyebar ke negara lain. Thx to Indonesia yang bisa ikutan diawal. But dude, we need more leaders in this case.

Kalau dilihat dari semua diatas, keren kan, market mengarah ke yang benar. Saya juga mengarah ke sana.


Tapi lihat di BEI, bursa efek indonesia, semua perusahaan blue chip adalah yang berbasis alam, jadi kerjanya gak mikir, cuman beli eksavator, gali tanah, jual.. betul sekali batu bara lg naik daun.. gak mikir kan.. enak... dan jual keluar negeri, kan dunia lg masalah energi. 

Lebih seru lagi diskusi dg Mbah Lucky di Soto Kartini, boss Indomog ini, melihat bahwa everything harus cepat, dan beli saja... ini kebalikan dengan saya yang everything amazingly slow here, and the resource of people adalah the next power of Indonesia, tetapi karena pemerintah yang kacau, jadi kita hrs turun gunung, mengelola SDM, menunggu mereka mampu dan baru buat produk. Walaupun ini kerjaan menahun, dan lama...

Ini mirip dg masukan Pak Hery ke saya, mengenai Intercitra. Apa yg terjadi kalau kamu mati dan saya tidak bisa membiarkan program kerja yang dikerjakan kamu berhenti.

Lebih seru lagi statemen legenda Bu Suanning di Andersen yang terus mengiang saya, ada ratusan atau ribuan orang yang menunggu pekerjaan bergabung ke AA. Wah, tapi kata-kata kasarnya lupa euy.. next blog deh.. Intinya lo tuh gak berharga, wong orang lain ngantri kerja.. Positifnya lo harus punya performance tinggi. Gara-gara ini saya memanggilnya Ibu Besi, huaha. Jadi kangen nih dah 10th gak ketemu muka, cepet juga yah.

Nah lebih seru lagi statemen itu kena juga ke saya, saat saya negosiasi Intercitra adalah bernilai. Dijawab oleh pemegang saham, none of ur job is valuable, except Frans name.. 

Jadi kalau ditilik lebih lanjut, gila juga, semua yang ada disekeliling saya adalah useless. JUG, JENI, jTechnopreneur, Blueoxygen, MIDas dan Medallion.

Man, I am useless..unvaluable... -> ini salah satu yang membuat kenapa saya pelihara ikan. Tapi ternyata susah juga piara ikan, rekan saya baru saja di jarah di farm-nya, hal yang biasa terjadi dinegara ini, penjarahahn, penyakit puluhan tahun yang tidak sembuh2, diluar extrimis muslim yang sampai memasukan Indonesia di top list paling tidak aman. Silahkan baca di URL di blog sebelum ini.. Jadi this business ternyata still more valuable.. (ini sepertinya dalih setelah gagal ternakin killi..but my neighbour pak indarta sukses.. nah loh).

Ada slogan yang terus saya ingat, titipan dari mbah Mike Yank, salah satu orang yang membidani branding program Meruvian, adalah "We are here, because we share the same believe". Yah betul, ni kata yang mirip dengan yang diutarakan Bruno, saat awal2 saya menjalankan JUG, banyak hal yang tidak yakin, tetapi hati saya mengatakan harus menjalankan, seperti program flame, sampai membuat program .F*CK buat .NET. Yang lucunya diartikan buruk oleh Linuxer. Tapi sekarang dg masuknya Android terbayar sudah. Indonesian Linuxer must learn this... atau akan transformasi menjadi spesialis penganti logo linux lain. ckckckc.... berapa value nya yah program ini vs membuat VM sendiri didalam Linux. Maklum Android is another Linux distro juga tepatnya... but of course more valueable... Tapi Android ini gimana, under LUG (Linux User Group) atau JUG. (java user Group) nah loh atau keluar sendiri jadi AUG (Android User Group) atau GTUG (Google Tech User Group). man, i dont like company culting program as my brand experience.

So. what is your believe.. 

NB: Tjikal, ini jawaban telp lo kemarin... semoga terinspirasi dan bisa diforward ke rekan-rekan yang mengajak, tetapi gak berani bilang langsung.. gila satu milis harus pake intermediator..






Share |
"The World throughs the binary perspective" Name: Frans Thamura
Contact: frans at meruvian dot org
Mobile: +62 855 7888 699
Tweeter: http://twitter.com/fthamura


Donate to Meruvian
Help Indonesia!!





View Frans Thamura's profile on LinkedIn






My Entities:



Search

 

« June 2010 »
SunMonTueWedThuFriSat
  
2
3
4
5
6
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
21
23
24
25
26
27
28
29
30
   
       
Today

Links

Feeds




Navigation