Wednesday Sep 17, 2008

OOP: Encapsulation part 1

Encapsulation part 1

Encapsulation adalah proses pengelompokan property dan method dengan memberikan hak akses kepada property dan method sehingga property hanya dapat di akses melalui method accessor dan tidak dapat di rubah tanpa melalui prosedur yang seharusnya yang diatur pada method mutator.

Dalam OOP Encapsulation di wujudkan dalam bentuk "class". Dalam sebuah class terdapat property dan method yang memiliki hak akses tertentu terhadap environment/lingkungan-nya, hak akses ini biasa di sebut Access Modifier, access modifier terdiri dari private, protected, dan public.

  • private
    memberikan hak akses hanya kepada anggota class tersebut untuk menggunakan dan/atau mengubah nilai dari property atau method tersebut.
  • protected
    memberikan hak akses kepada anggota class nya dan anggota class hasil inheritance (penurunan sifat) dari class tersebut.
  • public
    memberikan hak akses kepada property dan method agar dapat digunakan diluar class tersebut.
Contoh penggunaan dalam bahasa pemrograman Java:
    private String name;
    protected String address;
    public String getName(){...}

Dalam hal property dan method terdapat dua jenis yaitu static dan dynamic.
Static property dan method hanya dimiliki oleh class yaitu semua nilai dari static property dan method adalah sama dalam semua obyek, maka dari itu penggunaannya cukup dengan menggunakan class bukan obyek
    deklarasi:
        public static String getStudentCount(){...}
    penggunaan:
        Student.getStudentCount();
   
Dynamic property adalah property dan method yang tergantung obyek yang dibentuknya sehingga penggunaannya membutuhkan obyek yang telah terbentuk. Secara default deklarasi property adalah dynamic sehingga tidak dituliskan (implisit)
    deklarasi:
        public String getName(){...}
    penggunaan:
        Student s = new Student("Anna");
    s.getName();

Thursday Sep 04, 2008

Algoritma Pemrograman

Algoritma Pemrograman adalah konsep dasar dalam pemrograman berbasis komputer, hal yang harus dimengerti semua programmer. Algoritma Pemrograman adalah sebuah pendekatan yang mewakili sebuah peraturan yang harus di terapkan agar code yang di tuliskan dapat di mengerti oleh interpreter yang kemudian akan mudah dikenali oleh komputer.

Pemrograman di bagi menjadi beberapa metode, yang paling banyak digunakan adalah Sequencial Programming (Pemrograman Terurut).
Dalam Sequencial Programming terdapat 3 hal utama yang harus dipahami agar dapat membentuk sebuah program aplikasi (software).


  • Sequence (urutan)
    Pemrograman dilakukan berdasarkan urutan perintah yang dijalankan dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah.

    Contoh dalam Bahasa pemrograman Java:
    public class SequencialProgramming {
        public static void main(String args[]){
            System.out.println("Ini baris 1");
            System.out.println("Ini baris 2");
        }
    }


  • Branching (percabangan)
    Di gunakan untuk pemilihan.

    • if(<kondisi>) {
          <di jalankan jika kondisi benar>
      }

    • if(<kondisi>) {
          <di jalankan jika kondisi benar>
      } else {
          <di jalankan jika kondisi salah>
      }

    • if(<kondisi1>) {
          <di jalankan jika kondisi1 benar>
      } else if(<kondisi2>) {
          <di jalankan jika kondisi1 salah dan kondisi2 benar>
      }

    • switch(<nilai>) {
          case <nilai yang mungkin> :
              <dijalankan jika nilai yang mungkin benar>
              break;
          case <nilai yang mungkin> :
              <dijalankan jika nilai yang mungkin benar>
              break;
          ...
      }

  • Looping (perulangan)
    Terdapat 3 metode looping yang biasa terdapat pada bahasa pemrograman

    • for(<init>; <kondisi>; <nilai-selanjutnya>) {
          <berjalan selama kondisi benar>
      }

    • while(<kondisi>) {
          <berjalan selama kondisi benar>
      }

    • do {
          <berjalan satu kali dan selama kondisi benar>
      } while (<kondisi>)

Dengan 3 algoritma diatas dapat memenuhi kebutuhan untuk pembuatan program aplikasi dari yang sederhana hingga yang paling kompleks. Sebagian besar bahasa pemrograman adalah pemrograman terurut, dengan memahami konsep urutan, percabangan, dan perulangan diatas maka akan sangat mudah memahami sebuah bahasa pemrograman baru.

Leo Haryanto